Hey kamu.
Terima kasih ya.
Maghrib tadi, buka puasa bersama tadi.
It was such a nice iftar. :)
Berarti udah dua kali ya Ramadhan ini.
Hari pertama. Dan hari ke-7.
Well, mungkin kalau buat kamu, hari ke-2, dan hari ke-8.
Kita beda satu hari. Tapi bukan berarti kita akan selalu berbeda :)
Nanti, sering-sering ya buka bareng lagi.
Teh manis kamu enak :)
Tadi memang ga sempat buka puasa bareng teh manis mu.
Sup buah, ketela goreng, pisang molen, bakwan, dan combro yang sedikit pedas. Menu maghrib tadi.
Tapi yang hari pertama itu... Teh nya sem-purrrrr-naaaa. Hehe :)
Honestly, one of the best tea I've ever taste.
Terima kasih banyak..
Sore nanti, kamu pulang ke jogja.
Hati-hati ya.
Allah melindungi mu selalu. :)
Well, ga tau lagi kapan kita bisa buka bareng lagi.
But I'll always looking forward for that one.
Selamat berlibur, kamu.
Sehat-sehat ya di sana.
Salam untuk keluarga.
Semoga semua sehat selalu.
:)
Jurangmangu, 28 Juli 2012. 01.23 WIB
Saturday, July 28, 2012
Saturday, July 14, 2012
Testimoni Teman-teman 2C
Sebuah persembahan kecil dari setiap anggota keluarga 2C untuk setiap anggota keluarga 2C juga.
Sebuah pernyataan tentang kesan dan (mungkin) pesan dari teman-teman, [atau keluarga] yang sudah menemani selama satu tahun perjalanan di semester 3 dan 4 ini.
Dan, inilah apa yang mereka katakan. Tentangku.
Ya.. itu yang saya dapet dari amplop testimoni saya.
Banyak yang harus diperbaiki.
Ada yang harus dipertahankan.
Terima kasih untuk teman-teman 2C yang memberikan banyak pelajaran tentang kehidupan untuk bisa berubah menjadi lebih baik.
Semoga, kita bisa tetap bersama menjadi sebuah keluarga. Bukan hanya teman, bukan hanya sahabat.
Karena kita dipertemukan untuk sebuah rencana besar yang telah dirancang oleh Allah.
Dan yakinlah. Suatu saat nanti, kita akan bertemu lagi dengan wajah-wajah kita yang tersenyum karena kesuksesan kita kelak.
Ya. Yakinlah kalian, keluargaku :)
Sebuah pernyataan tentang kesan dan (mungkin) pesan dari teman-teman, [atau keluarga] yang sudah menemani selama satu tahun perjalanan di semester 3 dan 4 ini.
Dan, inilah apa yang mereka katakan. Tentangku.
"Kocak, tukang lawak, suka jailin orang"
"Kocak. Baik banget. Hehe. Kalo lagi serius, bener2 bisa serius. Kreatif"
"U R... Anomali di heningnya kelas. Keep rame kawan. Saya mendukung anda"
"Baik, asik, lucu, dan sangat bertanggung jawab ^_^ ayoo.. dayung dayung dayung lagi wang ^_^"
"Gitaris CCB. Insurgent Army. Ketawanya lebay!"
"Awalnya meragukanmu krn suka bercanda, tapi ternyata jiwa pemimpinnya keren, salut dah"
"BIJAK, BAIK, BERSAHABAT"
"Doang, Muhammad"
"Jago futsal & berpotensi menjadi kapten kelas. Jangan sering tidur di kelas, ang"
"Di awal-awal keliatan kayak orang madesu, tapi sekarang jadi figur pemimpin yang ajib"
"Dedikasi tinggi dan responsible. Cowok idamannya Happy banget lah :D "
"Wang, baik deh! Tapi suka Bully :( diet yuk biar jadi ganteng dan cepet dapet momongan #eh"
"Doang: Baik, dewasa, ramah, easy going, ngemong=care, di kelas kadang tidur (sama, gue juga ^^) Pokoknya, thanks for being my friend. Thanks buat makrab kemarin udah menghandle pas rapat2 persiapan. Thanks for everything :D "
"Lucu, gokil, mantap dah! Kelas berat gank! Hehehe"
Kalo ngomong galak, jutek :( takut ih hehe"
"KAPTEN futsal 2C! Petuahnya nancep di hati euy!!"
"Awalnya sok jadi pendiem, padahal gak sama sekali. Baik, pinter, dan ramah, sayangnya suka ga jelas. Asik di ajak nongkrong :)"
"Jaga emosi"
"Baik. Kocak. Pinter. Aktif. Bulet"
"Doang. Tidur"
"Baik banget. Kocak, rame, seru, asik, supel. Semangat! ^^ "
"Muhammad Doang itu baik, bijak, bisa kontrol emosi walaupun kalau di lapangan suka lepas :| Kamu itu tau gimana nyenengin orang. Suka cerita lucu kalo aku lagi galau. Salah satu teman terbaik di 2C :') "
"Doang, orang paling kocak, tapi serius saat waktu yang tepat. Suka pikirannya karena kadang out of the box. Jail banget, tapi baik juga"
"Doank baik. Sopan sama cewek dan lagi bisa ngoordinir anak-anak yang susah dengan baik. Tapi kalo udah ngomong serius jadinya serem. Hehe :) "
"Kocak. Tau kapan mesti serius kapan saatnya bercanda. Semangat!"
Ya.. itu yang saya dapet dari amplop testimoni saya.
Banyak yang harus diperbaiki.
Ada yang harus dipertahankan.
Terima kasih untuk teman-teman 2C yang memberikan banyak pelajaran tentang kehidupan untuk bisa berubah menjadi lebih baik.
Semoga, kita bisa tetap bersama menjadi sebuah keluarga. Bukan hanya teman, bukan hanya sahabat.
Karena kita dipertemukan untuk sebuah rencana besar yang telah dirancang oleh Allah.
Dan yakinlah. Suatu saat nanti, kita akan bertemu lagi dengan wajah-wajah kita yang tersenyum karena kesuksesan kita kelak.
Ya. Yakinlah kalian, keluargaku :)
Wednesday, June 6, 2012
Kemana Komitmen Itu?
ko·mit·men n perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu; kontrak:
Kamus Besar Bahasa Indonesia
Kenapa gue buka post ini dengan arti dari sebuah kata "komitmen"?
Karena sampai pada awal bulan Juni ini, gue mendapatkan banyak pengalaman berharga tentang komitmen.
Dari beberapa kepanitiaan yang gue ikuti dalam beberapa acara,
Ternyata, komitmen ini esensial.
Ya. Sangat penting.
Ketika komitmen sudah mulai disepelekan, apa lagi yang mau diharapkan dari sebuah rencana?
Ketika komitmen sudah mulai memudar, bagaimana sebuah rencana bisa berjalan?
Gue berbicara komitmen disini, bukan berarti gue sudah bisa berkomitmen -entah itu dalam acara atau dengan orang lain- dengan baik dan benar.
Gue berbicara komitmen disini karena gue ingin belajar. Bagaimana caranya agar bisa menjaga komitmen tetap hidup dan membuat asa sebuah rencana bisa terjaga.
Mencoba untuk bisa memberikan semua yang bisa diberikan dalam sebuah acara agar acara itu bisa tetap berjalan sehingga bukan kita sebagai penyebab acara tersebut tidak menarik atau bahkan gagal. Apapun itu, sebagai wujud komitmen kita untuk sebuah acara.
Menurut gue, komitmen itu sesimpel apa yang gue tulis di paragaraf atas ini.
Ketika kita sudah mengucap di awal tentang keikutsertaan kita dalam sebuah acara, secara otomatis itu adalah sebuah komitmen yang kita ambil untuk memberikan apa yang bisa kita berikan untuk acara tersebut.
Ya, dan bagi sebagian orang mungkin hal itu ternyata sulit untuk dilakukan.
Untuk menjaga komitmennya
Untuk membuat apa yang telah terucap di awal tetap menjadi sebuah ucapan pasti dan bukan bualan belaka.
Ketika kita tidak bisa menjaga komitmen dalam hal kecil, bagaimana bisa kita berkomitmen dalam hal yang lebih besar?
Ini pelajaran untuk gue pribadi untuk bisa memperbaiki diri menjadi lebih baik. Berkomitmen untuk sesuatu yang lebih baik.
"Pemenang membuat komitmen dan pecundang membuat janji."
Dwi Yoga Wardhana, melalui akun twitter nya.
==========================================================
Maaf jika ada yang kurang berkenan dengan tulisan ini.
Bukan bermaksud untuk membesarkan suatu masalah.
Hanya ingin berbagi untuk kebaikan bersama.
Kebenaran selalu datang dari Allah SWT.
Dan kesalahan, mutlak datang dari diri saya.
Saya mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.
Dengan kerendahan hati,
Muhammad.
Tuesday, June 5, 2012
A Good Looking Something
Not all good books have a good cover. Not all good people have a good look. So, look again through their intention, not the look.
== Muhammad, 5 Juni 2012. 21.07 WIB ==
Monday, June 4, 2012
Dia?
Saya bukan arah
yang mudah menyerah
Terlentang pasrah
pada keadaan yang memerah
Saya bukan daun
yang mudah gugur
mengikuti angin mengalun
untuk kemudian tersungkur
Saya bukan pion
yang mudah termakan
Dijadikan mainan
oleh sang waktu yang penuh bualan
----
Saya adalah saya
Dengan segala mimpi yang pernah ada
Akan coba untuk membukakan semua
Dan menjadikan setiap detik menjadi berwarna
Setiap hari penuh dengan tawa
Setiap waktu penuh dengan asa
Karena sang waktu tak akan pernah berkata
Kalau dia akan ada
Dan menengok tempat dimana
Saya berada, dan mencari dia.
Jurangmangu, 4 Juni 2012. 21.45 WIB
===================================
Dan ketika kau sudah berjalan sejauh ini, perlukah untuk kembali dan memulai segalanya dari awal? Atau kau malah berharap, kau tak pernah mencoba untuk memulai?
Berpikirlah, ini semua terjadi karena kau yang memilihnya.
Hadapi. Karena setiap akhir pasti mempunyai cerita.
Tentang kemenangan.
Atau kekalahan.
Yang akan hanya berujung kenangan.
Maaf, maafkan aku untuk segala kebodohan ku.
Subscribe to:
Posts (Atom)