Siang tadi ada jarkom.
Katanya, kelas kami tanding voli jam 15.00, dan kami kumpul di parkiran mobil jam 14.30.
14.40. Gue siap2 berangkat ke parkiran mobil di kampus. Ada semangat, untuk memberikan sesuatu untuk kelas ini.
14.43 Gue berangkat. Langit menggelap. Mungkin akan hujan. Tapi gue masih yakin untuk bisa menyalurkan semangat ini.
14.45. Mulai ada gerimis. Gue masih jalan di sela-sela rumah di kalimongso. Ada rasa pesimis tentang kedatangan teman-teman lain.
14.53. Hujan deras. Gue udah di parkiran motor kampus. Melihat ke sekitar parkiran mobil. Ga ada teman kelas. Rasa pesimis semakin besar.
15.00. Gue kirim sms menanyakan keberadaan mereka. Dengan prasangka baik kalau mereka juga pasti semangat dan datang setidaknya sebelum hujan ini turun.
15.05. Sms masuk beriringan. Hampir semua jawaban sama. "Gue masih di kosan"
15.07. Hujan semakin deras. Ada angin di sela-sela hujan itu. Gue? Sendirian. Duduk di motor orang. Liatin genangan air.
15.30 Hujan masih deras. Tapi gue optimis, setidaknya ada yang punya semangat sama seperti gue, dan datang, siap bermain untuk kelas ini.
15.35. Masih hujan. Belum ada 1 pun teman yang datang. Rasa pesimis dan kecewa mulai menghampiri. Entahlah.
15.37. Hujan mulai mereda. Gerimis pelan. Gue kirim sms ke salah satu teman yang lagi ada di kosan panitia untuk memastikan jadi atau tidak pertandingan voli nya. Jika nantinya ga jadi, setidaknya Gue bisa pulang dibawah gerimis yang masih mengguyur.
15.45 Hujan masih mereda. Belum ada balasan kepastian pertandingan. Gue masih optimis, dan sisa semangat itu masih ada.
15.50. Hujan mulai turun lagi. Belum ada konfirmasi sms apapun. Rasa pesimis dan kecewa mencapai puncak.
15.59. Gerimis lebat.
16.00 Ada sms masuk yang bilang kalau pertandingan hari ini BATAL.
16.01. Berjalan pulang di bawah gerimis.
Entah gue harus kecewa, senang, marah, atau justru sedih.
Gue kecewa, sms konfirmasi BATAL datang sebegitu lamanya.
Gue senang, hari itu ga jadi tanding di bawah guyuran hujan, khawatir akan membahayakan.
Gue marah, gue marah sama diri sendiri entah karena sebab apa.
Gue sedih. Sedih karena entah kenapa merasa seperti dipermainkan.
Gue cuma ga mau kelas ini kalah W.O.
Karena Gue paling ga suka, kalah ketika belum berusaha.
Kata Ummi,
"Kekalahan yang paling ga mengenakkan, justru adalah kalah ketika kita belum berusaha"
Dan hikmah dari hari ini adalah,
Jangan membuat orang lain menunggu. Menunggu itu membosankan.
Terima kasih untuk seseorang yang mau menemani gue, walaupun cuma lewat sms.
Itu sangat berharga.
Terima kasih banyak.
Catatan : ini hanya sedikit curahan hati. Maaf jika kurang berkenan, kawan. Semoga semangat untuk kelas ini masih ada.