Tentang beberapa teman yang sekarang.
Tentang bagaimana cara pandang mereka melihat teman.
Mungkin ini hanya pemikiran saya saja.
Dari apa yang saya lihat di setiap harinya.
Dan kemudian saya mencoba untuk menarik kesimpulan.
Yang saya harap, kesimpulan itu adalah sebuah kesalahan.
Karena, jika itu benar,
Maka, mungkin kata "benci" pantas untuk saya sematkan ke mereka.
Semoga kesimpulan itu salah.
Semoga kesimpulan itu salah.
Kawan, kita tidak saling bersaing disini.
Kita sudah saling bersaing di awal kemarin.
Untuk bisa medapatkan sebuah bangku di kampus ini.
Dan sekarang, bukan saatnya lagi untuk bersaing.
Kawan, saya hanya ingin mengatakan,
Tolong, jangan lihat teman kalian sebagai saingan.
Disini, kita saling membantu.
Karena pada hakikatnya, kita mecoba bersama untuk bisa menjadi lebih baik.
Kawan, mungkin saya salah dengan kesimpulan saya.
Dan memang itu yang saya harapkan.
Semoga, kesimpulan itu salah.
Kawan, jika memang kau sudah lebih mengetahui,
cobalah.
Cobalah untuk membantu kami memahami hal itu.
Kawan, jangan buat kami semakin bingung dengan candaanmu yang kelewat menyebalkan dengan menganggap remeh sebuah mata kuliah dan dengan santai nya tersenyum di depan kami, ketika melihat kami yang lain kesusahan untuk mengerti.
Entah apa yang ada di dalam pikiran kalian.
Bersaing? itu sudah lewat kawan.
Saling membantu.
Saling membantu.
Kita ada dalam satu kelas yang sama.
Dan kita harus lulus dengan jumlah yang sama seperti saat kita bertemu.
Jangan biarkan temanmu keluar,
karena cara bersaingmu yang telah berhasil.
Mereka bukan sainganmu.
Mereka teman mu.
Ya.
Teman mu.
Semoga kawan, kalian lebih baik dari yang telah saya simpulkan di atas.
Semoga kesimpulan saya salah.
Maafkan saya.
Saya hanya merasa menjadi korban sebuah persaingan yang saya rasa, salah tempat.
Untuk sebuah harapan, agar kesimpulan itu, salah.
No comments:
Post a Comment