Wednesday, April 15, 2009

Sebuah Pesan untuk "BULAN"

kepada bulan,
dengan segala rahasiaku



Aku terduduk di beranda
malam, namun saat itu terang

ya, ada bulan di sana

bulan indah yang terang

ditemani segala kebisuan malam.


Aku coba berbicara pada nya

tentang sebuah limpahan emosi

yang tertahan dan ku pendam

karena aku pikir ini adalah rahasia

antara aku dan bulan.


Aku memberitahunya tentang sebuah cerita

tentang seorang "malaikat" kecil

tanpa sayap tanpa cahaya

hanya sebatas rupa seorang wanita.


Dia baik,

bahkan sangat baik

senyumnya selalu hangat

walaupun dia jarang melakukannya

padahal dia berbakat

bahkan untuk tersenyum


Bulan, kau seperti dia
yang menyinari dunia
dengan sinar yang penuh cinta

walau terkadang

aku merasa kau takkan bersinar

untukku


Bulan, kau mirip di
a
yang menebarkan ketenangan

kepada siapapun

yang dengan tulus

melihat terangnya sinarmu


Bulan, apakah kau adalah dia?

yang bersinar hanya untuk pelampiasan

setelah kau hanya menyinari malam

hanya dalam semalam

dan berganti cahaya

pada malam berikutnya


Namun, kuharap kau bukan dia

kuharap kau menjadi "bulan"

"bulan" yang selama 16 tahun ini kukenal

dan akan tetap menjadi "bulan"

sampai dimana aku akan berhenti
dan menemukan sebuah matahari.



aku, bulan, dan "bulan"


(sebuah curhatan hidup seorang bocah kepada bulan. Bulan selalu bisa menjaga rahasia, namun tidak manusia.)

No comments:

Post a Comment